Sms di Mahathah As-salam
By ibnu08djafar
By ibnu08djafar
Pagi itu hari sabtu tanggal 07-07-2007
Jam di dingding menunjukan pukul 06:00 waktu Cairo, aku berada di dalam flatku bersama teman-temanku seperjuangan yang sudah aku anggap bagai saudaraku sendiri dan kami menamakan keluarga kami dengan nama keluarga “Cemara” (Ceria makan ramai-ramai) nama itu dipakai sebab kami selalu ceria makan bersama(apapun laukpauknya) dalam satu nampan besar sejak tahun 2003 sampai saat ini , dan membuat hubungan kami seperti saudara sendiri, dan flat tempat tinggalku berada dikawasan distrik 10 atau tepatnya di tubramly permai....... (flat tempat aku tinggal lantai 3 No 8 Tubramly permai, H10 Nasr City, Cairo-Egypt).
Dan seperti biasa pagi itu kubuka jendela di ruang tamu sambil kuhirup udara pagi yang begitu segar kurasakan meresap kesetiap desah napasku yang kuhisap panjang, saat itu sambil kuberdiri memandangi pohon2 dan bunga yang indah (saat musim semi tiba) di depan halaman imarah (gedung flatku)
Dan terkadang kudengar suara kicau burung-burung bernyanyi silih berganti...
Lalu kualihkan pandanganku kesebrang jalan dan terlihat anak2 Mesir berseragam sekolah yang berlari-lari ceria mengejar waktu....aku jadi teringat masa kecilku dulu
Sedangkan teman-temanku masing-masing dengan kesibukannya…
ada yang sedang menikmati mimpinya yang indah...…
ada yang sedang masak…..
ada yang sedang santai dengan segelas syai panas…..
ada yang sedang membaca buku…
Dan aku melihat saat itu Andi Subarkah, ia sedang asyik duduk dan menulis di depan komputer sambil diiringi sebuah lagu grup New Sakha yang berjudul “ibu”…
Dan sungguh entah sengaja atau tidak, lagu itu terus berulang dan berulang (lebih dari 5x) tanpa diganti, seolah-olah tak ada lagi lagu di komputer itu, {tapi tak apalah dalam hatiku, lagu itu memang termasuk lagu favoritku, dan aku gunakan sebagai ringtone hpku}.
Lalu sesaat kemudian aku mulai meresapi setiap bait syair yang merdu yang mengalun syahdu... dan tiba-tiba berkelebat dalam lamunanku “bayangan itu”, hingga kuteringat sosok wanita paling mulia dan berjasa dalam hidupku, sebab ialah wanita yang telah melahirkanku, menimangku dengan penuh kelembutan dan kasihsayang tanpa pamrih, ya.....wanita mulia itu tak lain adalah ibuku……... wanita yang sangat kucintai seumur hidupku ia adalah “aglal insan fie hayaatie wa qalbie”(sosok yang paling berharga dalam hidupku dan belahan jiwaku), ia yang telah membimbingku dan membesarkanku, ia yang tak pernah jenuh dan lelah mencintai anak-anaknya semua sampai akhir hayatnya……
Duhai ibuku sayang.....!!aku jadi teringat dan rindu padamu…...maka terkenang memory indah bersamamu….Ya Rabbie…. ingin rasanya aku segera pulang ke kampungku tuk bertemu dengannya ah……,!! tapi….itu hanyalah mimpi indah dalam benakku, sebab aku baru saja 3 bulan yang lalu tiba dari Indonesia {saat itu aku pulang karena bapakku sakit keras hingga ajal menjemputnya (23-04-06)}, ya...Selama satu tahun aku menemani ibu setelah bapakku wafat....Dan hingga akhirnya aku harus kembali ke Cairo untuk mengikuti ujian thn 3(semester VI) yang pernah kutinggalkan sebab kepulanganku saat itu.
Tiba-tiba..... ! Kruk….kruk…...oh suara apa itu hemmm “perut orang kelaparan rupanya yang tak lain adalah bunyi perutku”
wah ternyata perutku dah keroncongan….. bertada lapar menghapiriku…. Dan aku lekas berjalan ke dapur lalu bertanya pada temanku yang sedang masak, “ya ammu”! (panggilan akrab mahasiswa di Mesir) sudah masak belum….???? ana dah lapar nich..! kataku sedikit tak sabar...
Sebentar lagi jahiz (siap).....!!!kata temanku tiar yang sedang piket masak hari itu
Sementara sambil menunggu hidangan…..aku duduk santai di sopa sambil diiringi lagu New Shaka ...“oh ibuku.... engkaulah wanita yang kucinta selama hidupku, maafkan anakmu bila ada salah.....pengorbananmu tanpa balas jasa.... ”.............
Dan tiba-tiba saja.....kudengar hpku berbunyi bertanda ada sms menyapa… aku segera bergegas pergi ke kamarku lalu secepat kilat kuambil hpku dan kubuka kotak sms itu….. dan ternyata tertulis from ; ust.jajat, ia kakak iparku! wah dari indonesia.... Namun dalam hatiku gelisah dan perasaanku tak tenang..…kok tumben kakak iparku mengsms???pertanyaan itu muncul secara spontan........lalu kumulai menekan tombol baca…dan kubaca perlahan dan ternyata isinya di luar dugaanku yang membuat nadiku terasa terputus dan tangnku lunglai tak berdaya….sms itu kubaca berulang-ulang : “ass jar sabar…..tawakal….ikhlaskan ibu! Sekarang ia lagi ditalqinkan (detik-detik ajal tiba) …..berita sms itu sungguh sangat dahsyat hingga......Kutersetak jantungku terasa terhenti …..berita itu mengguncang batin dan jiwaku....ya rabbi bisiku pelan…. “jangan dulu kau panggil ibuku, bukankah selama ini kuselalu berdo’a tuk kesehatannya dan jatah umurnya yang panjang agar aku dapat bertemu dan berbakti padanya dalam sisa umurnya hingga di akhir hayatnya……
Dadaku terasa sesak dan hatiku tak keruan bercampur sedih, gusar, bingung tak tahu apa yang harus kulakukan!!!!!ya.... sms itu bagaikan guntur di siang hari yang bergemuruh menggoncang bumi. Ya rabbie..... terasa gelap bumi yang kupijak ini……lalu segera kutarik nafasku yang dalam …aku berkata bukankah kau masih punya Sang Khaliq Yang Maha Agung…Ia penentu taqdir setiap makhluk di muka bumi ini…..
lalu kubergegas mengambil air wudhu….
kuberdiri dengn niat yang suci….menghadap Ilahi Rabbie…. aku mengadu pada-Nya dalam sujudku… kupasrahkan seluruhnya pada Dzat Yang Maha Agung.......................................
Dan saat itu tak terasa air mataku berlinang tak henti-hentinya….….. mengucur deras membasahi sajadah….. sambil tak henti kupanjatkan do’a “Ya Rabbie”......…Ya Arhamu Raahimien….. berikanlah kesembuhan dan kesehatan pada ibuku…… panjangkan umurnya….supaya aku dapat bertemu kembali dengannya...Ya Allah Ya Rahman Ya Rahiem.....itulah harapan do’aku…...dua raka’at sudah kulalui…! Tiba-tiba ....hpku berbunyi kembali tanda sms masuk (saat itu jam 06:58)….. lalu kubaca, dan ternyata berita yang sama dari indonesia… namun kali ini pengirimnya kaka iparku yang lain “Ust.Yono” yang memintaku agar terus mendo’akan tuk kesembuhan ibu……..(kakak-kakaku tak sanggup memberitahuku tentang berita ini, karena mereka merasa khawatir akan keadaanku).
Lalu kulanjutkan shalat dan munajatku pada Allah SWT Sang Penentu setiap hembusan napas manusia …..”Allahumma igfirlie waliwaalidaya warhamhumaa kamaa rabayyani shogieraa...Ya Syafiul a’la Asyfieha (wahai Yang Maha Penyembuh sembuhkanlah ibuku) Ya rabbie kabulkanlah do’aku,pintaku berulang kali!!!…
Aku duduk termenung........
Saat itu jam menunjukan pukul 07:10 lalu kubergegas keluar syaqah (flatku) menuju rumah kawan yang memiliki fasilitas untuk telephone ke Indonesia….jaraknya kira-kira 500 meter dari rumahku, terasa berat memang kakiku tuk melangkah….lemas terkulai…. sebab berita itu menghujam sekujur tubuhku…... Namun aku tetap berusaha untuk menguatkan batin dan jiwaku, sambil terus kuberdo’a dalam setiap langkahku untuk kesehatan ibuku….
Dan segera kupercepat langkahku…! hingga kuterhenti pada rumah yang kutuju, tapi......saat itu tak ada yang melayaniku tuk dapat menghubungkan telephon ke indonesia sebab saat itu masih sangat pagi-pagi maklum sebagian mahasiswa Cairo……..…mereka menikmati mimpi indah di musim semi di kala pagi sebagaimnan kebanykan orang Mesir....”youh payah”….!!!!”dasar....” !!!orang-orang yang tak berharap rezeki datang di pagi hari....gumamku kesal dalam hatiku….Ya Rabbei………………berilah jalan keluar untukku……..!aku berpaling dalam duka yang mendalam!kubiarkan kakiku melangkah tanpa arah..........!!!!!!!
Hingga kuteringat ada kawanku dari jakarta (tak jauh dari rumah pertama tadi) yang biasa juga bisnis jasa telephon ke indonesia, maka kubergegas pergi dari tempat itu menuju rumah yang kutuju, lalu sampailah aku pada kawanku ahmad….dan kubersyukur waktu itu dia buka…….(jam 07:30 waktu Cairo)
Segera ia melayaniku dan langsung menyambungkan dengan fasilitas Internet yang ia miliki...
Lalu kumulai menekan no saudaraku syafei :+6285xxxx.....namun kudengar suara telephon yang anda tuju tidak aktif….(biasanya nada tunggu lagu ungu”Surgamu”) aku mersa kesal saat itu.....
Dan aku mencari No yang dapat kuhubungi, entahlah saat itu No kakak-kakaku tidak aktif semua, hingga aku mencari no kakak iparku ust.jajat yang tadi pagi mengirim sms padaku! Tuuut….tuut…tuut….”nada sambung” berbunyi..alhamdulillah lirihku, seiring detak jantungku semakin cepat dipenuhi bayang-bayang kesedihan dan kekhawatiranku atas kondisi ibuku yang kusayangi dan kucinta……
Hallo .....assalamu’alaikum….!suara itu tak asing bagiku..
wa’alaikumussalam……ust (biasa kupanggil kakak iparku sebab ia juga guruku)..
ini fajr......tadz! jawabku….(saat itu kudengar sayup-sayup suara tahlil dan isak tangis di sana). Hati dan jiwaku menerawang menembus antara waktu dan ruang seolah kuberada disana........
fajr ini ada Ihsan....!kata ust Jajat......dan suara itu hilang
lalu berganti dengan suara yang sangat kukenal… ia menyapaku dengan suara agak serak….
jar…sehat.?....ya itu suara kakaku yang ke lima Ihsan….
Alhadulillah.....ana sehat!…jawabku singkat...
Lalu dengan tak sabar lagi aku bertanya” bagaimana kondisi ibu”.....?
“ibu tak sadarkan diri dari tadi pagi” jawabnya singkat dengan penuh pasrah……..
(sejenak kutermenung….terbayang wajah penuh kelembutan “ibuku”….)
“jar.. ini ada teh ina”….tegur kakaku Ihsan (dengan suara yang agak tertahan)
.......Lalu, kemudian suara telephone itu berganti dengan suara yang sudah terbiasa di telingaku…..ia adalah kakaku perempuan yang setia menemani ibuku… dan yang paling tahu tentang kondisi kesehatan ibu… diantara saudara-saudaraku semua…
“jar sing sabar nya”. dengan bahasa sunda yang lembut (jar sabarlah)..- sekilas suara itu mirip dengan ibuku…..”ibu sudah dari tadi tak sadarkan diri, dan sekarang sedang ditalqinkan” ……ucapnya sambil terisak-isak menahan tangis.
Akupun tak kuasa menahan kesedihan yang sangat dalam dan tak dapat kuucapkan dengan kata2.....
(Sedih, pedih hati ini kurasakan saat itu mendengar dan membaca (sms) sebuah kalimat “Talqin”….ya kalimat yang biasa disebutkan ketika ajal menjemput seseorang dalam “Sakaratul Maut” …kalimat yang memutuskan harapanku tuk berjumpa dengan ibuku, dan ia hanya menjadi mimpi indah yang tak tersampaikan ……Akhirnya akupun sadar …ini adalah taqdir dari Sang Pencipta Yang Maha Bijaksana Allah SWT).
“jar....nanti chating aja…biar pake webcame ! kata kakaku “teh ina”……(teh=kaka)
“ya boleh”!jawabku singkat ….(biar aku bisa melihat detik-detik akhir wajah sosok wanita yang paling kucintai di dunia seumur hidupku…..sebab sudah 3 bulan aku berpisah dengannya….terasa lama waktu itu.... inginnya sih aku chating ke rumah sebulan sekali sebagai obat rinduku padannya…tapi tak apalah aku masih menyimpan foto kedua orang tuaku…khususnya foto ibuku selalu kubawa dalam dompet dan hpku)
Lalu aku bertanya “apa ibu masih bisa mendengar?”...….
“Ya…Insyaallah bisa….fajr mau ikut mentalqinkan???”jawab kakaku….
“Iya…aku ingin ikut mentalqinkan”. kataku….(ini mungkin khidmah terakhirku pada ibu). Semoga........
Lalu kumulai membaca : kalimat itu......….
“laa ilaaha illallah”……”.laa ilaaha illallah……………………”
“laa ilaaha illallah”……”.laa ilaaha illallah……………………”
“bu…bu.....”.Sesekali kupangil nama indah itu…..
“laa ilaaha illallah…….laa ilaaha illa llah………………….”.
“laa ilaaha illa llah…….laa ilaaha illa llah…………………..”
“laa ilaaha illa llah…….laa ilaaha illa llah…………………..”
Saat itu butiran cinta terus mengalir dari pelupuk mataku mengalir bagai “hujan deras yang membasahi bumi” , yang tak bisa kuhentikan ........
Dan tak terasa sudah 30 menit berlalu……………namun harapan dan keyakinanku serta do’a senantiasa kupanjatkan dalam hatiku agar Allah swt memberikan kekuasaan-Nya untuk kesembuhan bagi ibuku yang kusayangi).
lalu kuberbincang lagi dengan kakakku……
“teh ina kalau ibu sudah sadar, tolong sampaikan salam dan maafku padanya….”. Dan sebenarnnya aku ingin berada disamping ibuku selalu disaat-saat kritis seperti ini….. (besar harapanku aku segera pulang ke Indonesia…….namun aku sadar itu sangat kecil kemungkinannya).
“jar kapan libur……?” kata teh ina
“Sekarang sudah liburan.. maunya sih aku pulang kalau ada duit!”, lamunku
“berapa kira-kira okosnya sekarang???…….bisa oneway?”tanya kakakku
“ bisa aja ….sekitar 4 juta”. Jawabku singkat……
“Jar.....tunggu yah nanti diusahakan”janjinya….
“ya mudah-mudahan” kataku dengan penuh harapan……
“dan nanti kalau ada uang teh ina sms….”.katanya sambil berlalu......
“Aamin….”. dalam hatiku penuh semangat untuk pulang...
Dan akhirnya kuakhiri pembicaraan…..dengan kakak perempuanku……..
dengan penuh harapan aku segera terbang ke Indonesia….....dan atau mungkin ada berbagai kemungkinan…..yang akan terjadi???. Dan tentunya saat itu rasa khawatir kondisi ibuku…. Berbaur dengan kesedihanku….Senantiasa menggelayutiku serta menyelimutiku....….di hari yang penuh misteri….??????????
Jam menunjukan sekitar pukul 08:20 waktu Cairo
Aku bergegas ke warnet kubuka Yahoo messenger……
kuketik id :ibnu08djafar@yahoo.com
Dan smscity.com….sms gratisan sebab pulsaku habis dan keadaanku lagi ke-re alias falasi..kaga punya duit (maklum beasiswa Azhar telat)
kutulis sms untuk kakaku…….mil kondisi ibu bagaimana sekarang?????…ana lagi online…!!!
tak lama kemudian hpku berbunyi ada sms masuk…..
jantungku kembali berdebar………..
lalu kubuka …tertulis dari “Kamil”….
mulai kubaca sms itu…
wa’alaikumsalam.wr.wb….. jar tadi kondisi ibu kritis sekarang nafasnya sudah teratur..tapi masih balum sadar….!!!
yah nanti online…tlp nya baru dibayar…do’akan terus ibu…
Ah….alhamdulillah….agak sedikit lega dan bahagia hatiku membaca berita itu..mudah-mudahan ibuku cepat sadar…dan sembuh ……amin..
Dan aku terus menunggu berita perkembangan ibuku…..
sambil online di warnet…..kalau saja ada yang masuk….
tak lama kemudian (jam 08:55 waktu cairo)…hpku berbunyi lagi tertanda ada sms masuk….. kubuka lalu kubaca ternyata dari kakak perempuanku teh Liah …..yang isinya berita yang sama dengan kakaku kamil bahwa kondisi ibu mulai stabil…..ada harapan…jika Allah mentaqdirkan….sudah ada 2 perawat dari RS Dewi Sridi rumah….doakan terus jar…”......
Alhamdulillah harapanku Insyaallah terwujud …..
Dan sudah 2 jam aku menunggu di warnet mungkin saja ada yang online dari keluaragku di rumah….tapi ternyata tidak ada…!!!itu bisa kupahami dalam kondisi seperti ini…….
(jam 09:30 waktu Cairo)
Aku kembali ke flatku dengan harap-harap cemas ….. memikirkan kondisi ibuku……????Dan do’aku selalu kupanjatkan untuknya……serta aku harus terus mendekatkan diri pada Sang Khaliq …. Lalu kuabil Al-Quran……Dan kubaca surat Yaasin dan Ar-Rahman….. serta kubaca Shalawat…….dengan kuselingi do’a untuk ibuku tercinta.....semoga saja ada harapan dan kesembuhannya......
Sampai tiba waktu dzuhur jam 13:00…..
Lalu kubergegas pergi ke masjid yang jaraknya 100 M dari flatku……..
Setelah salat jama’ah dan berdo’a terus menerus kupanjatkan....
Dan aku kembali ke flatku sambil terus menunggu perkembangan kondisi ibuku….dan berita dari kakaku Ina……..hingga akhirnya akupun tertidur…..jam 14:30……..
Tiba-tiba aku terbangun oleh suara hpku…..jam 15:40……
hemm…ada sms lagi masuk……mudah-mudah ini kabar baik….(harapanku)
Tertulis dari “teh Ina”…..jar ini ada uang Rp 4000.000. tapi gimana transpernya sabtu-ahad bank tutup……..
aku tak segera membalas sms itu sebab memang tak ada pulsanya…….
sepuluh menit kemudian………sms dari teh Ina masuk lagi…….ia meyakinkan ada uang 4 juta dan bisa di transper via atm BCA atau BNI tapi bukan syariah……..
Dan aku bertanya pada teman2 di rumah...siapa yg punya pulsa??dan aku pinjam hp temanku serumah untuk menghubungi broker tiket Rafi’i Travel (Ust Rafi’i adalah yang dulu pernah membantuku membelikan tiket pesawat Et-Tihad PP ketika aku pulang tuk menjenguk bapakku yg sedang kritis di rawat di RS dan bahkan ust Rafi’i yang menutup kekurangan tiket sekitar $200)
Lalu kutekan no hpnya….+2010…
Allou!!
assalamua’laikum?kataku
wa’alaikum salam....?jawabnya
dan tanpa basa basi lagi aku langsung menanyakan pesawat yang bisa membawaku segera pulang ke Indonesia…ust ada tiket pesawat besok??
dengan sedikit kaget ust rafi’i bertanya” untuk siapa akhi”??katanya
Ya ....untuk ana!!! kataku…..
ada apa….antum mau pulang lagi….??dengan nada serius
ibu ana sakit…kondisinya kritis…..!jawabku
baik ana usahakan….kalau mau ada malam nanti singapour..mau???.
berapa harganya????…..kataku
3200 jenneh……sekitar $ 800….!!!!jawabnya
wah mahal sekali kataku…ada yang murah ust…..???uangku tak cukup…kataku
ada el-Etihad……..2300 pound..!ust rafi memberikan alternatif
ok! ana pesan etihad aja, kapan ada????....dengan penuh harapan aku meminta pada ust Rafi’i
mau tanggal 14???….udah ada di tangan…. jawabnya
wah......jangan kelamaan itu ust….gimana kalau besok hari ahad aja ada ya……!!!!!aku sedikit memaksa
Hemmm.. ana lihat besok….ana usahakan….!!!Insyaallah jawab ust rafi’i meyakinkan
syukron…ust rafi’i atas bantuannya!!! kataku.........
(musim liburan memang tiket mahal dan rada susah sebab banyak yang pulang kampung……mahasiswa indo dan malysia)
Pukul 16:30 waktu Cairo
Waktu sudah masuk Ashar……dan saat itu hpku kembali berdering rupanya ada telephon masuk tertulis saudara sepupuku syafei ……. lalu kuangkat…
assalamua’laikum….jar ini teh ina mau bicara….!!!Suara dari ujung telephon
hallo…assalamu'alaikum...."jar"….!!
kenapa sms teh ina tidak dibalas….????????katanya
Maaf aku tak ada pulsa !!jawabku…
jar….. udah ada yang punya atm bank BCA atau BNI…???kakaku bertanya..
belum teh….aku sedang mencari tahu siapa yang punya ATM itu…….gimana kalau ATM zaki kan sama BNI syaria’ah….??kataku
tidak bisa harus yang sama….BNI aja atau BCA…!!.kata teh ina..
Baik ...aku akan cari dulu nanti di sms kalau sudah ada….teh ina….!!dengan yakin aku pasti dapat teman yg punya ATM
Ba’da Shalat Ashar, aku segera menghubungi teman-temanku yang biasa dikirim duit via atm dan sudah 5 orang kuhubingi tak ada satupun yang punya atm BCA/BNI ……. kecuali ada yang punya BII ……..aku terus mencari sekitar 2 jam lebih…... dan pada akhirnya kutemukan juga seorang yang punya ATM BNI atas nama Rasyid Satari...ya kawan seangkatanku thn 2003 di Mesir.
Selanjutnya kukirim sms no rek BNI dan BII ke no hp kakaku…..tak lama kemudian ada jawaban dari teh Ina : jar uang sudah terkirim via BNI total Rp 4.000.000.
Maka menjelang maghrib jam 19:50 kuhubungi kembali ust Rafi’i kuakidkan (pastikan) tentang pesanan tiket….?????
insyaallah besok ahad antum bisa berangkat….sms nama lengkap antum dan No Pasport…..!!!kata Ust Rafi’i
Alhamdulillah.... !!!!!batapa senangnya hatiku….
Setelah itu kuhubungi temanku Rasyid.... bahwa uang sudah dikirim ke no rek-nya….dan aku ingin mangambil secepatnya...ia agak kaget dan setengah tak percaya…
secepat itu kang fajr ada apa?tanya temanku...
aku tidak memberitahu apa yang terjadi……
Maka setelah shalat maghrib di masjid aku bertemu kawanku jajat yang dulu pernah serumah denganku ……
kuceritakan bahwa aku kalau jadi besok pulang ke indonesia……ia tersentak kaget….seperti dulu ia kaget ketika aku pulang ke indo……tahun 2006
ketika berbincang di masjid akupun bertemu mantan Presiden PPMI (2005-2006) Rio Erismen, dimana waktu itu dia sempat mengantarkanku ke bandara Cairo saat aku pulang thn 2006 (sebab aku dulu Menko 2 PPMI di kabinetnya)……ia mendoakan untuk kesembuhan ibuku… dan aku segera pulang…..sambil menghibur lalu berkata cepat nikah yah..he….he….!!!!!!sambil tersenyum padaku……..
aku keluar dari masjid bersama temanku Zajat….
zat perutku terasa lapar hari ini aku lupa makan dan sejak pagi ana belum makan nasi hanya sekerat roti tadi pagi....
wah sampai lupa makan antum jar .....!!!!!!!.katanya
ayo kita makan dulu…… di rumah makan mahasiswa ….. masakan padang……..dan ia yang meneraktirku
setelah itu kawanku Zajat menawarkan bantuan ….
antum kalau butuh buat belanja oleh-oleh ana ada $ 50 ….pakai aja !!!ia menawarkan bantuannya padaku...
syukron jat atas bantuannya!!!!kataku…..
mau belanja keperluan dan oleh-olehnya malam ini ? katanya sambil menawarkan jasa...
Besok saja Zat….ana mau ke rasyid dulu bawa duit…….buat bayar tiket…..!!jawabku
Jam 21:30 waktu Cairo
Aku telephon Rasyid kawanku ………
Hallo..salamu'alaikum...Rasyid…..bisa ambil uang malam ini….????tanyaku
ya bisa…..ana tunggu nanti di mahathah As-Salam….masyi???katanya
thayib….!!kataku…..
ana segera kesana….15 menit…ana sampai!!
bergegas aku berjalan menuju ke mahathah as-salam ….15 menit kemudian aku sampai disana……..kusms rasyid bahwa aku sudah sampai di mahathah…..
Dan sesaat kemudian terdengar suara Iqamat shalat Isya dari menara masjid As-salam (masjid model masjid Al-Aqso dan kubahnya berwarna hijau milik pengusaha orang palestina serta terkenal dengan imamnya yang sangat merdu Syekh Yasir Salamah, di setiap bulan ramadhan, aku selalu shalat Tarawekh di sana dari thn 2003)
hmm....bagusnya….aku shalat Isya dulu aja ……biar tenang” dalam hatiku….
ketika kulangkahkan kakiku menuju masjid As-Salam….yang jaraknya sekitar 20 meter dari mahathah…..
namun baru saja beberapa langkah ….
tiba-tiba …...
terdengar hpku berbunyi…….suara sms
ada sms masuk……!!!!sambil kuhentikan langkahku
Beribu tandatanya.....saat itu ??????sms dari siapa???berita apa???apa yang akan terjadi???
dalam gelap kunyalakan tombol hapku…..
lalu….perlahan kubuka sms itu………
Dan kubaca…..dari kakaku Zaki (Indonesia) yang mengirim sms….ada apa gerangan……?????perasaan dan pirasatku sangat was-was saat itu……kutekan perlahan tombol baca….tertulis sebuah untaian do’a yg sering kubaca : Robigfirlie wa liwalidaya warhamhumaa kama rabayani shagiraa…. jar..!!ibu sudah pergi tuk menghadap Ilahi…sabar dan tabah yah...jar !!!!!!!!!!!(jam 21:51).
Innaa lillahi wa innaa ilaihi rajiuun…..allahuma ajirni fie mushibatie wa ajirhu khaeran minhaa……Ya Ialhi rabbie!!Sahutku saat itu
Malam yang gelap……kurasa semakin gelap……!!!!!!!!!!
Tak terasa di mana bumi kuberpijak………
Bumi seolah bergoncang........
Kusendiri termenung…
Terpaku dalam kesunyian malam…….
Kupegang erat sebuah tiang besi dekat mahatah ……..
Ya Rabbi…….apa ini suatu kenyataan…atau hanyalah sebuah mimpi…….bukan kenyataan...!!aku menolak getir...seolah aku tak percaya pada sms itu....!!!!!!!!!!!!
Ya Rabbi…...akhirnya kau panggil juga sosok wanita mulia yang paling berjasa dan kucintai dalam hidupku ini ……….ibu yang mengandungku dan melahirkanku, yang mendidiku dengan penuh kasih sayang......disaat hembusan nafasnya yang terakhir aku tak dapat menyaksikan detik-detik itu...duhai alangkah ruginya anakmu ini......seakan aku ingin berteriak!!!!!!!!!!!
Ya Allah setelah beberapa jam kau berikan harapan padaku……..untuk bertemu dengannya di penghujung hidupnya…..
Lalu sambil tak kuasa menahan duka lara kesedihan ............
Kuberlari menuju masjid As-Salam………..
Kuambil air berwudhu…………….
Agar ia dapat menyejukan jiwa dan tubuhku yg lemas terkulai tak berdaya dengan kejadian ini..
Namun aku tetap bertahan dan kuberusaha tegar ........
Kulangkahkan kakiku menuju pintu masjid...
Dan kusilent hpku agar tak mengganggu kekhusyuanku dan jama’ah shalat isya saat itu………..
Allahu akbar…….
Aku pasrahkan jiwa dan ragaku mengadu pada-Nya.........
Sambil kudengar suara merdu imam membacakan lantunan ayat suci ....
Ya Rabie kupasrahkan semuanya pada-Mu……..hanya shalat dan shabar yang bisa membantuku..…..
Membendung kesedihanku dan kegoncangan batinku ….hingga dadaku terasa sesak menahan kesedihan...
kuadukan nasib dan taqdirku pada-Mu Ya Ilahi….
Engkau yang menggenggam setiap jiwa manusia……..
Ya Allah berikanlah ketabahan, keshabaran dan keikhlasan pada hamba-Mu ini..............
Setelah selesai shalat Isya kumenyaksikan taqdir Ilahi…………
Maka saat itu Allah Swt memperlihatkan padaku sebuah kenyataan hidup…….
Tentang kehidupan dan kematian …..”ajal kematian”….. dimana saja….kapan saja akan menimpa siapa saja…….setiap jiwa yang hidup……..dan Allah telah menampakan itu secara nyata…. Ketetapan-Nya pada manusia. ....
lalu….……..
kudengar imam masjid as-salam itu berkata : shalat janazah
tak lama kemudian lewatlah tepat di depan mataku sesosok mayat yang diusung diatas keranda oleh sanak saudaranya…..
Aku terenyuh dan berkata Ya Rabbi......Seolah Engkau sedang menghiburku, dan memberitahuku serta menjelaskan padaku tentang hakekat kehidupan dan kematian…..….
Dimana malam ini aku tak sendiri dalam kesedihanku…. …masih banyak orang lain pun yang sedih senasib denganku ditinggal pergi selamanya oleh orang yang mereka cintai……..
Malam ini Engkau panggil ibuku disana (Indonesia) dan Engkau perlihatkan kain kafan yang membungkus tubuh manusia di Masjid tempat aku mengadu pada-Mu....
Maka kukokohkan keshabarnku dan keikhlasanku untuk melepas kepergian ibuku tercinta….
istawuu…..shawuu shufufakum…….(rapatkankan barisan sahut imam)
allahu akbar………allahu akbar…..
allahu akbar…….. allahu akbar…….
aku pun shalat jenazah bersama jama’ah yang ada…….(sekitar ratusan orang)
Ya Allah ……inilah sebuah taqdir yang tak mampu ditolak setiap makhluk di muka bumi …………
di waktu aku shalat jenazah……
hpku terus bergetar bertada ada tlp masuk……
terus bergetar…..………kubiarkan………tak kuhiraukan
setelah shalat isya dan jenazah…
lalu kulihat…….di hpku tertulis….misscall…dari my big brother….(M.Taufiq Ridha kakak pertamaku)
sesaat kemudian hpku bergetar lagi masih dalam genggaman tanganku…. my bigbrother call…..kuberjalan menuju sudut masjid….sambil bersandar di atas kursi lalu kuterima telephon itu :
assalamu’alaikum…….!!!suara dari ujung telephon
wa’alaiikumsalam…….jawabku
lalu kuberkata : ibu sudah tiada kak??aku hanya ingin meyakinkan tentang berita itu……
ya ibu sudah wafat setengah jam lalu….antum harus sabar….ikhlaskan kepergiannya…..jadilah anak yang shaleh…..karena itu tabungan untuknya…. ibu pergi dengan tenang.....!!! jawaban kakak pertamaku dengan nada menghiburku
Insyaallah …..al-baqa lillah…….!! kataku
jadilah anak shaleh dan do’akan selalu ibu….belajarlah yang giat berikan yang terbaik untuknya…..tinggal itu yang bisa membahagiakannya…………!! Nada suaranya sambil terisak...
insyaallah aku akan berusaha……semaksimal mungkin …!!!.jawabku
Jar...mau bicara sama yang lain….ada ihsan... ina… zaki…kamil ….!!!!saudara-saudariku semua hadir….…termasuk mang yuyu.(adik ibuku)…….
satu persatu kusapa mereka ……semuanya minta agar aku sabar….
tawakal dan ikhlas menerima…semua kenyataan ini…..
teh ina kaka perempuanku yang sudah berusaha agar aku bisa bertemu ibuku tak mampu menahan kesediahannya……sambil tersedu-sedu ia minta maaf padaku kalau aku akhirnya tak ada disisi ibu saat ajal menjempunya……
aku berusaha menahan kesedihan ini…..hingga sampailah….aku berbicara dengan kamil ……(kakaku ke 6)
mill…antum di depan ibu….???tanyaku.
ya…..ibu dekat di depan ana……..jar!!ada apa??
(kuingat akan janjiku kalau aku pulang akan kukecup kening sucimu ibu…….)
kuminta kakaku kamil supaya bisa mewakiliku untuk mencium keningnya… yah….hanya itu pintaku…..dan keinginanku saat itu…...tapi apalah dayaku ….hanya do’a yang bisa kupanjatkan….!!aku berusaha merasakan sosok wanita mulia itu di hadapanku
jar….jika inging berdo’a ….. berdo’alah…. dekat telinga ibu……kata kakaku yang pertama m.t.ridha
lewat telephon itu aku berdo’a untuk ibuku tercinta…..terasa ia ada didepan mataku ingin rasanya kudekap dalam pelukanku….dekat di hatiku….dan ingin rasanya kukecup kening sucimu ibu…………lalu kubisikan do’a untuknya :
allahumagfirlie wa liwalidaya warhamhumaa kamaa rabbayani shagira ….
allahumagfirlaha….warhamha…wa’afiha…wa’fuanha….wa akrim nuzulaha…wa wasi’madkhalaha…..wagsilha bil maai wa tsalji wal barad..wa naqiha kama naqaeta tsaubul abyadhu minad danas…..allahumaj ‘al qabraha riyadh min riyadhil jannah…wa adkhilha jannah……ya arhamar rahimien…irhamha….amien
“al’aini tadma’ wa qalbie yahzan”………tak kuasa kubendung air mataku tak mampu kutahan duka di hatiku …..
dan aku termenung sesaat …….. kuusap air mataku……sejenak kukenang kedua orang tuaku…..ibu/bapakku yang telah tiada pergi mendahuliku……tuk selamanya ……!!aku harus tabah dan shabar (aku berusaha menghibur diri ini dengan mengungkapkan bahwa Rasulullah saw pun hidup Yatim piatu bahkan di masa kecilnya Beliau tak melihat ayahnya....)))
orang tuaku telah pergi meninggalkan dunia namun itu merupakan awal kehidupan yang haqiqi dan abadi sebab kematian merupakan pintu keabadian hidup di akhirat kelak.....
catatanku dalam kejadian ini dimana ada kesamaan waktu bagiku ketika mereka pergi meninggalkanku……. yaitu saat waktu aku shalat “Isya” ….. keduanya telah tiada…….. peristiwa yang tak akan pernah kulupakan dalam sejarah perjalanan hidupku…….
namun yang membedakan keduanya hanyalah tempat dan ruang waktu:
saat bapakku wafat ketika itu aku sedang shalat Isya di RSU Kab.Karawang
hari ahad 23-04-2006 jam 19:30 wib
dan ketika ibuku wafat disaat aku akan shalat Isya di mesjid as-salam-Cairo-Mesir
dan hari-hari itu tak akan pernah kulupakan....
hari sabtu 07-07-2007 jam 21:50 Waktu Cairo
Ya Allah ….anugrahkan ketaqwaan dan keshabaran padaku….bimbinglah aku dan jadikanlah aku termasuk anak-anak yang shaleh sampai akhir hayatku….mudahkanlah lisan ini yang selalu mendo’akan kedua orang tuaku
Ya Allah kumpulkanlah kami kembali bersama orang tua kami semua dan seluruh keluarga dan keturunan kami semua di surga firdaus-Mu….yang abadi bersama para kekasih-Mu yang mulia …. amien
Catatan kisahku dalam kesendirian….
hari-hari yang berat kulalui….tak ada lagi cinta dan kasih-sayang kedua orangtua.........tak akan pernah lagi kudengar suara lembut itu memanggil namaku…….yang akan selalu memberikan semangat hidupku....dan tak henti-hentiny selalu mendo’akanku ……….
Namun semuanya tinggallah kenangan dan harapan yang tak jadi kenyataan………….
haqan sebuah keimanan dan keshabaran yang jadi landasan benteng ketabahan dalam menghadapi ujian dari-Nya …….
Ini hanyalah sebuah catatan kehidupan seorang anak manusia tentang taqdir dari Sang Maha Kuasa atas segala makhluknya.
Allahuma ajirni fie mushibatie ….
wa ajirhu lie khaeran minha….
amein ya Mujibassailien.....
Tubromly Permai Jum’at 13-juli-2007 Pojok ruang yang sepi ( jam 04:30 subuh )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar